Archive for January 2006

After tumbang 2 hari

Alhamdulillah setelah tumbeng 2 hari dari hari ahad, hari ini kondisi agak membaik. Sehabis dari rumah sakit dan minum obat, langsung tertidur beberapa jam dan terbangun oleh teriakan Aisha yang minta jatah gizi dari bundanya 🙂

Mudah2an besok sudah bisa ke kampus, soalnya ujian ada satu mata kuliah besok, belum lagi laporan 2 mata kuliah yang belum juga beres. Kerjaan KAS masih numpuk sekitar 200-an dokumen, mudah2an masuk libur pertengahan februari bisa beres semua dan menyusul yang baru masuk. Dokumen perbaikan masih cukup banyak yang menumpuk. Ada yang beberapa kali kami hubungi dan baru bisa dapat informasinya sekitar seminggu yang lalu. Rupanya surat yang kami kirim tidak pernah ada yang sampai, dan seperti perkiraan kami, menyangkut di rumah ketua RT/RW setempat. Ada yang malah sampai kami kirimi 3 kali dan semuanya "disimpan dengan baik" oleh pak RT/RW 😡

Input data

Hari ini input data hanya sedikit karena ada makalah yang harus disusun dan diserahkan hari ini.

Laporan dari staf di Makassar sudah masuk, alhamdulillah proses transfer semua bank sudah beres, kecuali yang rekeningnya bermasalah sebanyak 7 orang.

Menurut bocoran dari Suzuki Office ada sekitar 60-an orang yang sudah masuk kepastian transfernya, walaupun uangnya belum masuk biasanya sama Suzuki Office ditalangin dulu, yang penting dari kantor pajak sudah ngasih pemberitahuan kalau dana yang bersangkutan dalam waktu dekat akan ditransfer. Kalau belum ada kepastian mah, ya ditunggu dulu lah 🙂

Horie akhirnya ditahan

Hari ini akhirnya Horie Takafumi ditahan untuk diperiksa lebih lanjut sebagai buntut dari kasus penggorengan saham Value Click. Ikut ditangkap juga Ryoji Miyauchi, Direksi Livedoor Fumito Okamoto dan Presiden Livedoor Finance Co Osanari Nakamura. Kasus ini jadi punya dampak secara politik karena pada pemilu sebelumnya Horie adalah calon legislatif dari partai Demokrat di daerah Hiroshima walaupun ternyata kalah oleh Kamei, mantan legislatif dari partai Demokrat yang direcall karena menentang Koizumi pada usulan swastanisasi Pos Jepang.

Yang lucu, pada saat musim kampanye, seorang petinggi partai demokrat yang memback-up Horie, sempat direkam oleh kamera pada saat mengangkat tangan Horie, mengeluk-elukkannya dan menyebutnya "anak saya". Tapi begitu tertiup kasus Livedoor ini, si Bapak itu dengan entengnya mengatakan "saya berharap Horie diperiksa secara seksama" sambil mengkritik perusahaan Horie dengan tajam.

Ada untung Horie disayang, ada kasus Horie ditendang. Kacian Horie :bawah: