Archive for April 2009

All Night

Malam kemarin tadinya saya sudah berharap bisa pulang cepat ke rumah, istirahat dan menyiapkan diri karena sabtu ini saya harus ikut menemani dua staf HRD untuk update data pegawai Mandom tahun ini. Tapi rupanya saya salah perhitungan.
Hari jumat sore setelah beres kerja saya bergegas mematikan komputer dan mengambil jaket dari lemari. Manajer dan General Manajer HRD bersama beberapa staf sudah mendahului turun ke lantai satu, tapi karena saya sudah janji untuk berangkat bareng dengan seorang staf yg lainnya maka saya menunggu sejenak. Kami akhirnya berangkat bertiga meninggalkan kantor pusat menuju restoran Cina yg terletak beberapa ratus meter. Malam itu kami, staf HRD menghadiri pesta penyambutan resmi yg diadakan oleh kantor pusat Osaka untuk pegawai baru tahun ini. Big boss, Mr.Nishimura Motonobu masuk dalam daftar hadir pesta malam itu.
Acara berlangsung dengan meriah, selain karena jumlah yg cukup banyak yaitu 26 orang (dibandingkan dgn angkatan saya 21 orang), kehadiran big boss yg malam itu berpenampilan cukup funky membuat suasana menjadi hangat. Pesta berakhir sekitar jam 9 malam.
Setelah bubaran pesta, bukannya pulang, Mr.Nishimura malah ngajak main bowling, manajer yg khawatir si mister tumbang karena sudah minum cukup banyak dengan cerdik mengalihkan tujuan ke bar, dengan tujuan walaupun tumbang, paling tidak bukan di tempat umum seperti bowling center sehingga tidak terlalu menarik perhatian. Kami ber-sembilan akhirnya menuju bar langganan Mr.Nishimura yg terletak di daerah Umeda Barat.
Sewaktu di restoran Mr.Nishimura sudah menawarkan untuk menuangkan bir ke gelas saya, yang tentu saja saya tolak dan mengatakan saya tidak minum, waktu itu beliau mengerti dan bertanya “muslim?”, saya hanya mengangguk waktu itu. Rupanya beliau ingin menguji kesungguhan saya ataukah memang sudah mulai mabuk karena kali ini beliau menyodorkan anggur Perancis buatan tahun 1996. Saya hanya menampik dengan halus dan memberi isyarat bahwa saya tidak akan minum. Beliau tampak berkeras sambil berkata dalam bahasa Indonesia “enak, ini enak”. Saya hanya tersenyum sementara 7 orang staf lainnya mulai tidak enak dengan suasana yg sempat dingin itu. Saya tidak perduli dengan keadaan karena memang sudah prinsip saya untuk tidak akan pernah menyentuh alkohol, si mister tetap aja memegang botol anggur dan menunggu saya memegang gelas. Untungnya perhatian beliau jadi teralihkan karena pemilik bar mulai memetik piano dan menyanyi. Beliau tampaknya juga mulai lupa ataukah putus asa karena tidak berhasil memaksa saya minum. Alhamdulillah.
Selewat jam 1 beberapa staf mulai teler, saya sendiri karena ingat harus masuk kerja di hari libur keesokan harinya, sangat berharap bahwa kami akhirnya bisa bubaran dan saya bisa pulang. Tapi harapan kami buyar karena Mr.Nishimura tetap ngotot untuk main bowling, kami akhirnya menuju bowling center yg terletak cuma beberapa menit dari bar.
Saya satu lane dengan manajer Yamada dan big boss, sementara di lane sebelah General Manajer bersama staf lain.
Stamina Mr.Nishimura ternyata mengagumkan, walaupun sudah menenggak bergelas-gelas minuman keras, permainan bolanya masih sangat cantik dengan teknik putarannya. Saya yg tidak begitu fit hanya bermain dengan skor jauh di bawah beliau. Beberapa staf lain bermain cukup bagus walaupun mereka sebenarnya sudah cukup mabuk. Permainan akhirnya berlangsung hingga 3 game karena big boss masih ngotot untuk lanjut.
Kami meninggalkan bowling center sebelum jam 3 subuh. Saya yg sudah kecapekan mengira bahwa sehabis acara bowling kami bisa pulang dan istirahat. Tapi ternyata saya salah lagi karena Mr.Nishimura mengajak lagi untuk minum. “Untuk penyegaran sehabis bowling”, demikian kata beliau. Staf HRD yg lain akhirnya mengikuti kata2 beliau dan beberapa menit kemudian kami duduk berdempetan di sebuah bar di bawah tanah dekat bowling center yg ternyata merupakan langganan beliau.
Kami menghabiskan waktu sekitar dua jam di bar itu, perut saya betul2 kenyang dengan Oolong tea, ginger ale dan coca-cola. Mr.Nishimura banyak berbicara tentang filosofi perusahaan dan sepak terjang Mandom di Indonesia. Saya yg sudah sangat capek dengan susah payah melayani percakapan beliau. Staf yg lain juga sudah mulai tampak kepayahan sementara si big boss belum menunjukkan tanda2 kecapekan.
Subuh sudah menjelang ketika saya kecapekan duduk di taksi menuju rumah.Setelah menunaikan kewajiban subuh, saya tertidur beberapa jam sebelum berangkat ke kantor.
Akibatnya, saya telat 2 jam setengah dari jadwal kantor. Ketika saya memindai kartu pegawai dan memasukkan password di pengaman pintu kantor jam sudah menunjukkan pukul 11.40 siang.

Sakura dan Taepodong

Mendung menggelayut di langit seluruh daerah Kansai pagi ini. Akhir minggu pertama di bulan april tahun ini diharapkan cerah karena bunga sakura mulai bermekaran sehingga acara hanami (hana=bunga, mi=melihat;hanami=melihat bunga) bisa dilakukan. Sayang sekali harapan itu buyar karena hujan rintik2 mulai turun menjelang siang hari walaupun kata berita TV di sebagian wilayah orang2 sudah mulai memenuhi taman2 kota dan menikmati indahnya bunga sakura karena cuaca yg cerah. Kansai rupanya belum kebagian sabtu ini, mungkin besok.
Di sela-sela acara hanami itu, menjelang siang stasiun TV dan pusat monitoring keamanan dalam negeri Jepang sempat dipanikkan oleh sebuah peringatan yang langsung disiarkan oleh hampir semua TV, “MISIL KOREA UTARA DILUNCURKAN!”. Jepang yg jauh2 hari sudah membuat jaringan informasi terintegrasi yg melibatkan 自衛隊 (pasukan pembela diri Jepang) dan seluruh stasiun TV dan Radio di Jepang sontak menjadi sibuk karena peringatan tersebut, walaupun akhirnya ketegangan menjadi surut kembali karena pusat informasi militer Jepang meralat berita itu dengan informasi singkat “誤探知” (false alarm). Sejak kemarin pengamatan terhadap aktifitas militer Korut menjadi intensif karena sesuai pengumuman resmi dari stasiun TV Sentral Korea Utara mereka merencanakan akan meluncurkan sebuah satelit komunikasi pada rentang waktu antara 4 s/d 8 april 2009. Pemerintah Jepang, Korea Selatan, Cina, dan Amerika kontan saja langsung melayangkan protes dan meminta pembatalan. Dari beberapa analisa yg ditayangkan di TV malah mengkhawatirkan bahwa yang akan diluncurkan oleh Korut itu bukannya satelit komunikasi melainkan misil jelajah antar benua TAEPODONG. Beberapa pengamat yakin bahwa saat ini teknologi misil Korut sudah cukup maju sehingga bisa meluncurkan misil taepodong itu untuk menghantam daratan Amerika di seberang lautan. Korea Utara tentu saja menampik habis2an dan tetap berusaha meyakinkan bahwa benda yg sudah berada di landasan luncur itu adalah satelit komunikasi.
Jepang sendiri setelah tidak bisa menemukan bukti bahwa yg diluncurkan itu adalah misil taepodong, tetap ngotot untuk meminta pembatalan peluncuran dan mengancam akan menembak jatuh roket tersebut dengan persenjataan yg mereka miliki. Untuk menunjukkan keseriusan ancaman itu Aegis disiagakan di laut Jepang bersama sebuah kapal induk Amerika dan misil anti misil PAC3 (Patriot Advance Capability) ditaruh di beberapa daerah strategis seperti Akita dan Iwate yang menurut perhitungan di atas kertas akan dilalui oleh misil tersebut jika diluncurkan. Jepang juga tidak mau menanggung resiko jikalau ternyata Pyongyang betul2 meluncurkan ujicoba rudal balistik tersebut lalu gagal dan jatuh di wilayah darat atau perairan Jepang seperti ketika 2 tahun yg lalu Korut gagal dalam ujicobanya dan jatuh di perairan Jepang.
Sebagai orang asing yang tinggal di Jepang, kesal juga melihat tingkah Korut dengan roketnya itu. Walaupun mungkin memang mereka bukan meluncurkan taepodong tapi aktifitas itu sudah merusakkan keindahan acara hanami sakura yang indah di musim semi 2009 ini.