Jimintou Wa Dou Naru No?

Hari ini kokkai dipenuhi oleh wartawan yg ingin meliput hari pertama anggota san-gi-in memasuki gedung tempat mereka akan bertugas hingga 4 tahun ke depan atau hingga PM membubarkan mereka 🙂

Di dalam anggota dewan terhormat beru itu, 65 orang di antaranya adalah wajah2 baru. Di antaranya terlihat Papa Sakura yang terkenal setelah anaknya bersinar di dunia golf profesional. Ada juga pengacara Kitamura yang terkenal setelah tampil menjadi salah satu pengisi acara di Gyoretsu ga Dekiru Houritsu Soudan Sitsu (Ruang Konsultasi Hukum Yang Ditunggu-tunggu). Semua muncul dengan wajah cerah dan berseri-seri.

Setelah rapat dewan, LDP mengadakan temu internal, dan pada saat itulah kembali PM Abe dihujani kritik. Wajah Abe tampak tenang walaupun tidak bisa menyembunyikan perasaan kekinya. Bukan apa2, yang mengkritik adalah mantan menteri pertahanan, mantan menteri Budaya dan Pendidikan, dan seorang pejabat dalam tubuh LDP. Orang2 yang semuanya pernah bekerja secara dekat dan merupakan kroni2 Abe sendiri. Mantan menteri BudPen memberikan perumpaan kondisi yg ada sekarang dgn permainan baseball, beliau berucap “Rakyat itu ibarat penonton. Kalau pitcher tim kesayangannya  melakukan kesalahan sehingga terjadi homerun maka jangan heran kalau mereka akan meminta pitchernya diganti. Mereka tidak meminta timnya diganti, mereka hanya meminta pitcher yg diganti. Hal yang sama sekarang terjadi dgn LDP, sekarang ini rakyat meminta PMnya diganti”.

Kritik yang satunya lagi mengingatkan PM Abe akan ucapannya sendiri yang mengatakan “pada pemilu ini, kita lihat siapa yang lebih pantas jadi perdana menteri, Abe Sinzo atau Ozawa Ichiro“, dan berharap PM rela turun tahta. Sementara itu mantan menteri pertahanan meminta Abe menjelaskan dengan gamblang apa arti dari ucapannya setelah hasil pemilu diumumkan yaitu “Apa yang harus saya intropeksi akan saya intropeksi. Kesalahan ini adalah jelas merupakan tanggung jawab saya”. Beliau dengan jelas meminta PM Abe mundur dari jabatannya.

Sementara itu, pada konferensi pers Partai Demokrat memberikan sinyalemen bahwa dalam waktu dekat mereka akan mengungkit permasalahan nenkin yang telah menjadi penyakit bagi LDP. Dan berharap bahwa masalah nasional ini bisa dicarikan pemecahannya. Sayang sekali pada konferensi pers Partai Demokrat dan LDP belum ada pembicaraan tentang undang2 perburuhan yang termasuk dalam daftar draft undang2 yg sedang antri di dewan.

Jiminto (LDP) wa dou naru no ka na? Apakah PM Abe akan mengalah dan turun tahta atau tetap keukeuh duduk di kursi PM? Entahlah. Yang jelas saat ini ada banyak pejabat2 yang sedang harap-harap cemas menunggu reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan dalam waktu dekat ini.