Hasil perjuangan tim KBRI

Setelah melalui proses yang melelahkan akhirnya tim KBRI, pak Fh, dan serikat pekerja di Shizuoka berhasil mencapai kata sepakat dengan pihak perusahaan dengan poin sebagai berikut :

1. Pengobatan jika harus dilangsungkan di Jepang maka mas Tar harus bisa menanggung sebesar 30% dari total biaya, 70% akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

2. Karena mas Tar lebih memilih pulang dan berobat di Indonesia, maka terpaksa semua biaya pengobatan di Indonesia harus ditanggung sendiri karena asuransi hanya meng-cover jika pengobatan di Jepang.

3. Perusahaan akhirnya bersedia memberikan bonus (menurut pengakuan mas Tar sebelumnya bonus ini tak akan diberikan) dan gaji terakhir setelah dipotong kewajiban mas Tar yang belum dipenuhi. Menurut perusahaan, perlakuan ini sudah lebih baik daripada perlakuan terhadap orang Jepang.

Ini adalah hasil yang menggembirakan, walaupun akhirnya kita tidak bisa memaksa perusahaan menalangi biaya pengobatan, tapi paling tidak harapan mas Tar sebagian besar terpenuhi. salut kepada kinerja KBRI yang cepat tanggap dan tangkas. Semoga tercatat sebagai amal ibadah.

Sekali lagi salut kepada tim pak Si, mbak Ti, Ta-san, pak Fh, dan No-san (dua jempol!!)