Winter 2005

Bismillah
Akhir November semakin mendekat, puasa syawal belum dapat satu pun. Kesibukan yang menguasaiku terkadang bisa membuatku ingin berteriak, walau seringkali aku juga merenung, untuk apa aku sesibuk ini dan kenapa aku sesibuk ini. Aku jadi teringat tentang sebuah peringatan Allah, bahwa salah satu tanda seseorang tidak disenangi Allah adalah ia akan diberi kesibukan tiada habisnya. Naudzubillahi min zalik, mudah2an kesibukanku ini bisa dihitung sebagai amal ibadah, bukan sekedar bersibuk-sibuk menghabiskan umur yang sudah terpatok panjangnya.
Akhir2 ini di milis PPI ribut sehubungan dengan pemberian award bernama Bushido award kepada seorang mantan anggota BPK yang membongkar korupsi di tubuh KPU. Senang sekali rasanya mendengar bahwa mulai ada pejabat negara yang berani berteriak lantang tentang sebuah ketidakbenaran, sayang sekali beliau sekarang ini sedang dicoba oleh Allah dengan percobaan character assasination yang bertujuan menjatuhkan kredibiltas beliau supaya beliau pun bisa ikut menghuni bui bersama orang yang telah diseretnya terlebih dahulu. Sedih juga melihat semua sandiwara kehidupan itu karena aku sendiri tidak mempunyai kemampuan yang cukup berarti untuk turut berperan serta dalam penegakan kebenaran. satu-satunya yang bisa aku lakukan adalah ikut meramaikan milis PPI, mencoba membela yang dirasa benar dengan argumen, dan mencoba membangkitkan animo calon2 pemimpin bangsa yang sedang menuntut ilmu di negeri ini terhadap dinamika yang terjadi di tanah air.
Kemanakah semua ini berujung? Wallahu a′lam bis showab. Yang aku tahu bahwa setumpuk tugas menungguku 🙂